Desa Kifu, Kec. Amfoang Timur, Kab. Kupang, Nusa Tenggara Timur

Desa kifu merupakan kawasan yang dataranya datar dan menghadap ke laut sawu. yang berada di Kec. Amfoang Timur, Kab.Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.  Luas daerahnya kurang lebih sebanyak ± 6.125 ha/m2. jika musim hjan masyarakat di Desa Kifu biasanya sehari-hari mengisi waktunya dengan bertani dan melaut jika sedang musim kemarau. desa ini juga memiliki kelompok tenun yang anggotanya para kaum wanita desa. Mereka secara rutin menenun kain. Selain itu, ada juga sanggar budaya untuk anak-anak Sekolah Dasar. Anggotanya belajar menari dan bermain musik menggunakan seruling bambu. Aktivitas budaya sendiri tergolong aktif di Desa Kifu. Masyarakatnya kerap menyelenggarakan ritual ada secara rutin. Selain itu, masyarakat Desa Kifu kerap menggelar tarian daerah pada hari besar, basan, dan penjemputan tamu desa.

Di desa Kipu juga ada yang menarik yaitu keindahan atau pemandangan sesudah hujan yang cukup mengagungkan di sekitar wilayah desa kifu yakni FATU IKE. walaupun belum ada perhatian dari pemerintah untuk di kelola , batu alam ini punya banyak cerita di desa kifu maupun di daerah lain. untuk sementara pemerintah desa kifu sudah merencanakan tahun ini akan di kelolah dengan baik .namun kedepan batu alam ini bukan saja masyarakat kifu yang bisa melihat  tetapi dari luar daerah bisa melihat dan tau bagaimana keindahan di FATU IKE.

Desa Kifu juga termasuk ke dalam desa yang memanfaatkan fasiltas DBT (Desa Broadband Terpadu) dengan baik. terbukti dengan adanya website desa untuk menyampaikan informasi tentang Desa Kifu. Tapi masyarakat belum banyak mengetahui istilah terkait teknologi informasi. Beberapa istilah yang mereka kenal, antara lain: internet, website, dan aplikasi. Umumnya, kalangan muda lebih mengenal istilah-istilah teknologi informasi dibandingkan kalangan yang lebih tua. Mereka mengenal istilah tersebut dari lingkungan sekolah. Masyarakat lebih memilih mencari informasi atau berkomunikasi secara langsung dibandingkan telepon dan layanan pesan singkat. Pasalnya, jaringan seluler belum cukup baik untuk menunjang aktivitas komunikasi ponsel warga.

Geografi dan Iklim

Kifu merupakan desa di pesisir pantai utara Nusa Tenggara Timur. Datarannya datar dan menghadap laut.Desa Kifu memiliki iklim tropis. Hujan lebih banyak terjadi pada musim panas dibandingkan musim dingin. Menurut  Köppen dan Geiger, iklim ini diklasifikasikan sebagai Aw. Suhu rata-rata di Kifu mencapai 22,7 derajat Celcius dengan curah hujan 1.309 mm.

Desa Kifu juga berbatasan dengan wilyah atau desa-desa lainnya, diantaranya:

  • Utara           : Laut Sawu
  • Timur          :Desa Netemnanu Selatan
  • Selatan        :Desa Bonmuti, Kec. Amfoang Tengah
  • Barat            :Desa Nunuana

Sejarah Desa Kifu

Desa Kifu terbentuk pada 1984 menyusul himbauan Dinas Kehutanan setempat agar masyarakat pindah dari area pegunungan ke area pesisir pantai. Tujuannya, agar masyarakat lebih mudah diakses.

Inilah susunan yang pernah menjabat sebagai kepala desa maupun pejabat sementara dari tahun 1971 sampai sekarang diantarnya:

  1. Tahun 1971 -1975 bapak Jermias Haobenu terpilih sebagai kepala desa untuk masyarakat kifu-nunuanah
  2. Tahun 1975-1980 kifu-nunuanah mekar pejabat kifu bapak Jermias Haobenu
  3. Tahun 1980-1985 pejabat sementara bapak Luther bani
  4. Tahun1985-1990 bapak Jermias haobenu kembali menjabat kepala desa
  5. Tahun 1990-1996 pejabat kepala desa bapak Thomas oematan
  6. Tahun 1996-2002 pejabat kepala desa bapak Yesaya bani
  7. Tahun 2002-2012  bapak Yesaya bani kepala desa dua periode
  8. Tahun 2012- 2019 pejabat kepala desa bapak Bernabas haobenu.

Administrasi dan Kelembagaan

Dalam administrasi pemerintahannya, desa Kifu dipimpin oleh seorang Kepala Desa. pemilihan kepala desa dipilih tidak dengan cara demoktratis melainkan dengan cara musyawarah atau kesepakatan bersama.

Selain itu desa Kifu memiliki lembaga-lembaga lain, diantaranya:

  • Organisasi Kemasyarakatan Adat
  • Karang Taruna
  • Pembina Kesejahtraan Keluarga

Kependudukan

Secara keseluruhan jumlah penduduk di desa Kifu sebanyak 1.079 jiwa yang terdiri dari:

  • 551 jiwa laki-laki
  • 528 jiwa perempuan

Jika diurutkan dari jumlah suku bangsa suku mayoritas di Kifu adalah Naibeno di Dusun I, Timawas di Dusun II, dan Naibanus di Dusun III.

 Keadaan Sosial dan Ekonomi

Sebagian besar masyarakat Desa Kifu berprofesi sebagai petani pada musim hujan dan menjadi nelayan pada musim kemarau. Sepanjang tahun, mereka juga memelihara ternak yang digembalakan di lahan-lahan kosong di desa tersebut.

Umumnya, petani hanya memiliki sarana pertanian kecil pribadi berupa: parang, kapak, cangkul, dan linggis. Meskipun begitu, masih ada warga yang belum memiliki sarana pertanian tersebut dan meminjam ke warga lainnya. Komoditas utama yang di hasilkan masyarakat desa berupa ula lempeng (gula merah), ikan penja putih, dan madu. Selain itu, warga juga memelihara ternak berupa babi, sapi, kambing, dan ayam. Ketika sedang tidak bertani dan menangkap ikan, sebagian kecil warga memilih untuk menjadi tukang ojek. Jumlah mereka ada sekitar 30 orang.Rata-rata pendapatan Masyarkat desa Rp. 400.000,- per bulan.

pengolahan biji jambu mente menjadi makanan sampingan.Pengolahan biji  jambu mente ini bukan hanya diikuti oleh warga masyarakat desa kifu tetapi diikuti oleh beberapa perwakilan dari desa lain yang berada di wilayah Kecamatan Amfoang Timur. Pelatihan pengolahan biji jambu mente ini, di laksanakan di desa Netemnanu Selatan.Kegiatan ini di bawah pengawasan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang.

Adapun beberapa cara pengolahan biji jambu mente antara lain:

  • Biji jambu mente di belah
  • Setelah di belah biji jambu tersebut,lalu di rebus dan di tiriskan airnya sampe kering.
  • Kemudian  biji jambu yang sudah di keringkan, di campurkan bumbu secukupnya untuk di goreng lalu di siapkan  untuk di cicipinya.

Itulah proses pembuatan biji jambu mente yang menjadi makanan sampingan bagi warga masyarakat desa kifu.

 Akses Menuju Desa Kifu/ Transfortasi

Akses jalan menuju desa Kifu masih belum dikategorikan cukup buruk. Jalan di desa Kifu terdiri dari jalanan aspal serta jalanan berbatu dan tanah. Meskipun begitu, akses menuju desa ini sangat sulit. Selain jalanan berbatu dan sebagian masih berupa tanah, di beberapa titik perlintasan sungai belum tersedia jembatan. Mereka yang akan melintas harus melewati sungai.

Desa Kifu terletak 200 Kilometer dari Kota Kupang. Desa ini bisa dicapai melalui jalur Pantai Utara Nusa Tenggara Timur dengan melewati 176 sungai besar tanpa jembatan. Jalur yang lebih memungkinkan melalui Kota Kefamenanu. Jalanan dari Kefamenanu ke Kifu cukup buruk. Sebagian besar jalan didominasi oleh jalan berbatu dan tanah. Di beberapa bagian, jalanan tanah ini bercampur dengan tikungan dan tanjakan curam. Hal ini membutuhkan mobil yang mampu melewati medan berat dan kemampuan mengemudi off road tingkat mahir.

Pendidikan

Karena masih kurang baiknya infrastruktur di desa, desa  Kifu memiliki PAUD yang cukup aktif. PAUD ini belum memiliki gedung sendiri, sehingga masih menggunakan gedung gereja di desa tersebut.

Aktivitas Desa Membangun

Desa Kifu memang masih belum maju di pidang pembangunan. Tapi pemerintah terus melakukan peningkatan di bidang pembangunan untuk kesejahtraan masyarakatnya. contohnyadesa kifu mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten kupang untuk pembangunan  sumur di 4 lokasi dengan sumur ini masyarakat desa kifu bisa di fungsikan sebagai pengambilan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di desa kifu.Karena di musim kemarau panjang ini masyarakat desa kifu mengalami kekurangan air bersih. pada tahun 2016 bulan september pemerintah desa kifu mendapat bantuan sosial [keserasian] berupa fisik sumur gali lima unit.Saat ini masyarakat desa kifu tidak lagi kekurangan air bersih.

Pada tahun 2016 desa  kifu memdapat bantuan dari pemerintah daerah kabupaten kupang berupa bantuan fisik pembangunan bendungan saluran irigasi  sepanjang 1000 meter  dari dana APBD kabaupaten kupang untu lahan persawahan.Karena di desa kifu lahan pertaniannya adalah musiman atau tadah hujan dan dalam satu tahun hanya satu kali panen. Besar harapan masyarakat desa kifu dengan adanya bendungan dan irigasi ini, kami masyarakat bisa kerja dalam satu tahun tiga kali panen.

Salah satu  bukti  penghambat pembangunan infrastruktur desa kifu adalah lambatnya akses jalan dikarenakan oleh banyaknya aliran sungai yang luas, sehingga membuat terputusnya akses perekonomian terhambat.

salah satu sungai yang di Normalisasikan pemda kabupaten kupang, lewat dana alokasi umum ( DAU ) membuat masyarakat desa kifu sangat antusias sehingga akses perekonomian masyarakat desa kifu berjalan normal baik dari desa maupun ke pusat ibukota kabupaten.

Kifu- Dari tahun 1945 sampai dengan tahun 2014  belum tersedia listrik, baru pada tahun 2015 masyarakat di Desa Kifu bisa menikmati terangnya listrik seperti di desa lain walaupun hanya waktu malam saja. Terlebih pada tahun 2015 Desa Kifu termasuk dalam Program Desa Broadband Terpadu dari 161 Desa yang berada di Kabupaten Kupang. Namun di Desa Kifu juga masih  banyak kekurangan terlebih Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang belum bisa di kelola dengan baik.

Dalam hal ini kami Pemerintah atau masyarakat desa juga menyambut baik bantuan langsung pemerintah pusat yakni dana desa yang begitu luar biasa, terbukti dengan bantuan tersebut ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat di Desa Kifu lebih baik.

photo04751pembangunan Poyandu

Penggunaan dana desa selain infrakstruktur dan penguatan ekonomi, dana desa juga di prioritas untuk membangun pelayanan Kesehatan.pemerintah Desa Kifu juga masih punya banyak potensi yang belum di tata dengan baik seperti tempat wisata ,seni dan budaya.

 

 

 

 

 

Di bidang kebudayaan, desa ini memiliki kelompok tenun yang anggotanya para kaum wanita desa. Mereka secara rutin menenun kain. Selain itu, ada juga sanggar budaya untuk anak-anak Sekolah Dasar. Anggotanya belajar menari dan bermain musik menggunakan seruling bambu. Aktivitas budaya sendiri tergolong aktif di Desa Kifu. Masyarakatnya kerap menyelenggarakan ritual adat secara rutin. Selain itu, masyarakat Desa Kifu kerap menggelar tarian daerah pada hari besar, basan, dan penjemputan tamu desa.

Dalam bidang kepemudaan, Karang Taruna kerap menggelar kegiatan rutin, baik tahunan maupun bulanan. Beberapa kegiatan yang sering diselenggarakan Karang Taruna adalah Peringatan 17 Agustus, gerejawi, serta hari besar keagamaan dan nasional. Pemuda di Desa Kifu sering mengadakan pertandingan olah raga antar pemuda, yaitu pertandingan sepak bola, bola voli, tenis meja, berenang di laut, dan panah ikan dalam laut.

 

Comments

So empty here ... leave a comment!

Tinggalkan Balasan

Sidebar



%d blogger menyukai ini: