Desa mandalahurip, Kec.Jatiwras, Kab.Tasikmalya, Jawa Barat

Desa Mandalhurip merupakan daerah perbukitan yang ada di Kec.Jatiwaras, Kab.tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Luas daerahnya kurang lebih sebanyak ± 917 Ha dengan jumlah penduduk ± 2495 jiwa. Mereka mendiami rumah-rumah mereka di deretan daerah perbukitan. sehingga tidak heran jika akses jalan ke Desa ini merupakan jalanan khas perbukitan yang terjal dan berbatu besar.Jika musim hujan tiba akses menuju ke Desa ini sangat sulit dilalui karena batuan yang licin. Meskipun begitu, keadaan akses jalan yang seperti itu tidak menyurutkan semangat para warga Desa untuk menggali lebih dalam potensi alam  yang ada di Desa Mandalahurip yang kaya sumder daya alam dan hayati.

Hutan yang hijau dan sungai yang jernih, menjadi ciri khas dan usur kehidupan di Desa ini. Desa Mandalahurip juga merupakan contoh Desa yang mandiri di indonesia, baik dalam menyikapi perihal akses jalan, hingga melakukan konservasi hutan lindug dan daerah aliran sungai daerahnya. hal itu dilakukan untuk menunjang perekonomian dan keseimbangan alam yang dapat berimbas kepada kesejahtraan masyarakat Desa Mandalahurip.

Desa Mandalahurip juga termasuk kedalam Desa yang memanfaatkan fasilitas DBT (Desa Broadband Terpadu) dengan baik. dengan terus melakukan penyampaian informasi pembangunan dan fotensi Desa melalui situs web Desa.

Geografi dan Iklim

Berdasarkan pada data yang disajikan dalam website Mandalhurip.desa.id, Desa mandalahurip memiliki luas wiayah kurang lebih seuas ± 917 Ha terdiri atas areal peswahan, hutan, dan permukiman.

Desa Mandalahurip meliputi 4Dusun, 4RW(Rukun Warga), dan 17 RT(Rukun Tetangga). Dusun-dusun tersebut diantaranya:

  • Dusun Mekarwangi
  • Dusun Mekarhurip
  • Dusun Mulagamang
  • Dusun Ciomas

Adapun Desa Mandalahurip berbatasan dengan desa-desa lainnya, diantaranya:

Utara                    :Desa Kertarahayu

Timur                   :Desa Tanjungbarang dan Lengkongbarang

Selatan                 :Desa Cisempur dan Setiawaras

Barat                    :Desa Mandalamekar

Sejarah Desa Mandalamekar

DesaMandalahurip merupakan hasil dari pemekaran dari wilayah Desa mandalamekar pada tahun 2005. Dan resmi menjadi desa pada tahun 2005 yang meliputi 4 Dusun, 4 RW (Rukun Warga), dan 17 RT (Rukun Tetangga).

Sebelum adanya Kepala Desa yang definitif, Pemerintahan Desa dijalankan oleh pejabat sementara. Saat itu dijabat oleh Ucu Supriadi, S.Sos. (staf Kecamatan Jatiwaras) selama dua tahun (2005-2007). Perangkat Desa yang pertama kali ada sebelum adanya kepala desa, di jalankan oleh:

Sekretaris Desa          : Herman Nasruddin

Kaur pemerintahan    : Dion Rusdiana

Kaur Ekbang              : Wahyudin, Kaur Umum/bendahara: N. Nurjanah

Pulisi Desa                 : Ependi

Pamong Tani Desa     : Ade Sopandi

Amil                           : Wawan Setiawan.

Pada tahun itu juga, tokoh-tokoh masyarakat desa/dusun mengadakan musyawarah untuk memikirkan adanya Kepala Desa yang definitif, sehingga dihasilkan kesepakatan untuk mengadakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Untuk pertama kalinya dibentuklah panitia Pilkades Mandalahurip. Namun karena terkendala dengan biaya, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pertama Desa Mandalahurip baru terlaksana hampir dua tahun setelah pemekaran, yaitu pada tanggal 10 April 2007. Saat itu calon Kepala Desa ada tiga calon, yaitu: B. Ruswandi, Yoyo Taryono, SP., dan Tutus Suryadi, dan Calon Kepala Desa yang terpilih dengan suara terbanyak adalah Yoyo Taryono, SP.

Administrasi dan Kelembagaan

Dalam struktur administrasi pemerintahannya Desa Mandalahurip, dipimpin oleh seorang Kepala Desa atau juga biasa di sebut ”Kuwu”/”Pak Kuwu”, yang dipilih melalui mekanisme Pilkades. Kepala Desa dalam kepengurusannya dibantu oleh sekertaris atau perangkat Desa.

Selain itu terdapat kelembagaan seperti BPD, LPM,TP-PKK dan karang taruna Desa Yeng membantu kelangsungan pemberdayaan Desa Mandalahurip. Selain itu ada oraganisasi yang bergerak di bidang pertanian yaitu GENPAN.

kependudukan

  1. Keadaan Penduduk

Jumlah penduduk Desa mandalahurip  sesuai data penduduk sebanyak 2495 yang terdiri dari:

  • Laki-laki     :1340
  • Perempuan  :1155

Keadaan Sosial Ekonomi

Matapencaharian penduduk Desa Mandalahurip sebagian besar dipengaruhi oleh keadaan wilayah yang terdiri dari tanah perkebunan dan persawahan.

Dari paparan di atas, dapat dilihat bahwa mayoritas adalah bertani dan berkebun, dengan hasil buah-buahan seperti pisang dan durian dan juga buah-buahan lainnya. dan juga produksi kelapa yang  sering dijadikan untuk bahan pembuatan minyak. Di Desa Mandalahurip juga banyak kebun-kebun cengkeh,merica, sebagai bahan rempah-rempah. Hal itu sangat di dukung dengan keadaan alam Desa Mandalahurip yang masih terjaga keasriannya. Selain itu berternak menjadi salah satu cara pendudk untuk berinvestasi. Sayangnya belum ada tindak lanjut untuk mencapai berternak yang sukses.

Di Desa mandalahurip juga terdapat potensi lain yang dapat di kembangkan dari alam yaitu objek wisata berupa Goa, yang sering disebut oleh masyarkt sekitar dengan Goa Ciguha.

Akses Jalan Menuju Desa Mandalahurip/Transportasi

Medan jalan menuju Desa Mandalahurip yang mengikuti kontur daerah perbukitan, yaitu menanjak dan menurun. Belum lagi kondisi jalan yang berlubang yang disebabkan oleh mobil truk pengangkut kayu, yang setiap hari berlalu lalang demi menyambung perekonomian warga desa. sedikit demi sedikit warga bergotong royong memperbaiki jalan agar dapat dilalui kendaraan dan menghubungkan Desa Mandalahurip dengan desa-desa lainnya.

Dengan kondisi jalan yang seperti itu, jalanan di Desa Mandalahurip dapat dilalui dengan menggunakan kendaraan bermotor yang beroda besar. Selain itu kendaraan umum yang tersedia adalah ojek dan angkutan elf. Dari Kota Tasikmalaya, angkutan elf menuju Mandalahuriip dapat ditemukan di Terminal Padayungan.

Pendidikan

Untuk meningkatkan sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat Mandalahurip, pendidikan merupakan hal yang sangat penting. Penduduk di Desa Mandalahurip rata-rata memiliki latar belakang pendidikan SMU, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki semangat dalam hal pendidikan meski dihadapakan pada keterbatasan-keterbatasan yang berhubungan dengan infrastruktur sekolah dan jalan.Bahkan, sebelum SMP Negeri 2 Jatiwaras berdiri di Desa Mandalamekar, siswa SMP harus menjalani proses pendidikan dengan berjalan kaki di perbukitan sejauh 7 – 9 KM untuk mencapai SMP negeri terdekat (SMPN Cibalong).namun sampai sekarang di Desa Mandalahurip belum ada pendidikan setarap SMP.

Berikut adalah daftar mengenai sekolah-sekolah yang ada di Desa Mandalahurip:

  • SDN Mulagamang
  • SDN Sukasenang
  • SDN Mekarwangi
  • Pesantren di Mekarwangi

Aktivitas Desa Membangun

Comments

So empty here ... leave a comment!

Tinggalkan Balasan

Sidebar



%d blogger menyukai ini: